Mitos dan Fakta Tablet Effervescent Yang Banyak Orang Belum Tahu

Suplemen vitamin adalah alternatif yang baik bagi beberapa orang untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Beragam suplemen dikemas dengan macam-macam bentuk, seperti suplemen bubuk, cair, dan juga tablet. Bentuk obat-obatan ini merupakan formulasi obat yang paling sering digunakan dalam hidup sehari-hari. Meskipun demikian, penggunaan obat oral terbatas pada waktu absorbsi (penyerapan) di lambung, di mana waktu absorbsi (penyerapan) yang terlalu cepat dapat menurunkan efektivitas obat (1).

Apa Itu Tablet Effervescent?

Tablet effervescent adalah tablet tanpa selaput yang mengandung asam atau garam asam, (seperti sitrat atau tartar, serta karbonat atau bikarbonat) yang didesain untuk hancur apabila mengalami kontak dengan cairan seperti air, dan kemudian akan larut menjadi larutan dan melepaskan karbondioksida. Karbondioksida akan menutup rasa lain yang mungkin kurang nyaman dikonsumsi pada tablet effervescent artinya tablet akan menjadi lebih nyaman untuk dikonsumsi (1).

Asal-Usul Tablet Effervescent

Terciptanya tablet effervescent kurang lebih karena terdapat beberapa masalah yang mungkin terjadi pada tablet reguler, contohnya seperti:(2)

  • Dosis yang dikonsumsi berkurang karena zat aktif obat sudah banyak hilang di rongga mulut. 

  • Bentuk obat yang tidak memungkinkan untuk pelarutan sempurna dan distribusi obat yang sama besarnya di beberapa tempat penyerapan di rongga mulut.

  • Malas konsumsi karena rasa dan sensasi obat yang kurang nyaman di mulut.

Oleh karena itu, dikembangkan bentuk obat oral (tablet effervescent) yang:(3)

  • Dapat mengandung dosis optimal.

  • Minimal risiko iritasi pada lambung.

  • Mudah dikonsumsi serta memudahkan bagi orang-orang yang kesulitan menelan kapsul atau tablet.

Mitos dan Fakta Tablet Effervescent

Ada banyak informasi yang beredar terkait dengan tablet effervescent. Yuk, cari tahu fakta di balik 4 mitos seputar kesehatan tulang yang cukup sering kita dengar ini:

  1. Mitos #1: Pipis Kuning.
    Fakta: Warna kuning pada pipis setelah mengonsumsi tablet vitamin effervescent dapat disebabkan oleh konsumsi vitamin C. Namun, tenang saja, karena kondisi ini tidak membahayakan kesehatan (4).
  2. Mitos #2: Asam Lambung dan Maag.
    Fakta: Tablet effervescent mengandung berbagai asam organik seperti asam sitrat, tartat, fumarat dan garam karbonat metal alkali seperti sodium bikarbonat/karbonat, potassium bikarbonat/karbonat. Meskipun demikian, tablet effervescent dapat ditoleransi di lambung dan saluran pencernaan, meminimalisir risiko terjadinya maag dan perut kembung (5).
  3. Mitos #3: Soda dan Rasa Manis.
    Fakta: Zat yang terkandung dalam tablet effervescent akan bereaksi dan mengeluarkan karbondioksida bila dimasukkan dalam air. Gelembung gas ini yang menyebabkan efek rasa seperti sparkling water (air soda) dan rasa manis. Namun, rasa yang ditimbulkan ini bergantung pada komposisi tablet effervescent (1,5,6).
  4. Mitos #4: Berat di Ginjal.
    Fakta: Uniknya, bahan potassium sitrat yang ada pada tablet effervescent dapat menurunkan risiko pembentukan batu ginjal. Oleh karena itu, suplemen ini dapat diserap oleh saluran pencernaan dengan baik (3).

Tablet Effervescent VS Tablet Reguler

Tablet effervescent memiliki beberapa keuntungan bila dibandingkan dengan tablet reguler, yaitu:

  1. Rasa yang lebih enak. Tablet effervescent memiliki rasa yang lebih enak dibandingkan dengan tablet reguler (1).

  2. Lebih mudah diserap tubuh. Tablet effervescent larut lebih cepat dan lebih sempurna dibandingkan dengan tablet reguler sehingga keuntungan dari bahan yang terkandung dalam tablet effervescent dapat secara efektif diserap tubuh dan juga bekerja cepat (1).

  3. Minimal risiko iritasi lambung. Selain itu, karena tablet reguler lebih lambat larut di perut, tablet reguler seringkali menyebabkan efek samping seperti maag dan perut kembung. Efek samping ini minim terjadi pada tablet effervescent karena tablet effervescent terlarut sempurna (1).

  4. Mudah dikonsumsi karena larut dalam air. Tablet effervescent merupakan alternatif bagi mereka yang sulit menelan karena sakit atau usia. Tablet effervescent terlarut dalam cairan secara sempurna sehingga dapat ditelan dengan mudah tanpa ada gumpalan (1).

  5. Mampu meningkatkan cairan dalam tubuh. Karena tablet effervescent dikonsumsi bersama dengan cairan, tablet effervescent dapat meningkatkan asupan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi pada tubuh (1).

  6. Dosis yang pasti tepat. Dosis tablet effervescent juga lebih mudah diukur dibandingkan dengan tablet reguler dan tidak perlu diaduk atau dikocok (seperti pada obat bubuk) untuk mencegah dosis yang tidak konsisten akibat pelarutan yang tidak sempurna (1).

Berdasarkan berbagai kelebihan di atas, tidak mengherankan jika bentuk tablet effervescent cukup populer. Saat ini, banyak tersedia suplemen dalam bentuk Tablet effervescent untuk mempermudah konsumsi obat. Jangan lupa untuk selalu minum suplemen vitamin dalam bentuk effervescent yang memiliki kombinasi kalsium, vitamin D, B6 dan C agar tulang tetap kuat dan kesehatan selalu terjaga untuk menunjang aktivitas harianmu.

CH-20221017-18

Artikel ini ditulis oleh:
dr. Ruth Katrin Goldina

Artikel ini ditinjau oleh:
dr. Riana Nirmala Wijaya - Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia.

Referensi:

  1. Patel, S. G. and Siddaiah, M. (2018) ‘Journal of Drug Delivery and Therapeutics Formulation and evaluation of effervescent tablets : a review’, Journal of Drug Delivery and Therapeutics, 8(6), pp. 296–303.

  2. Paderni, C. et al. (2012) ‘Oral local drug delivery and new perspectives in oral drug formulation’, Oral Surgery, Oral Medicine, Oral Pathology and Oral Radiology, 114(3), pp. e25–e34. doi: 10.1016/j.oooo.2012.02.016.

  3. Kagan Ipci, Tugba Öktemer, dkk. Effervescent Tablets: A Safe and Practical Delivery System for Drug Administration. ENT Updates 2016;6(1):46-50. https://dergipark.org.tr/en/download/article-file/327368.

  4. Cleveland Clinic Medical Professional. Urine Changes. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15357-urine-changes.

  5. Taymouri, S., Mostafavi, A. and Javanmardi, M. (2019) ‘Formulation and optimization of effervescent tablet containing bismuth sub-citrate’, Journal of Reports in Pharmaceutical Sciences, 8(2), pp. 236–244. doi: 10.4103/jrptps.JRPTPS_11_19.

  6. Anesakirani, A., Pramono, Y. B. and Nurwantoro (2018) ‘Karakteristik Fisik dan Organoleptik Tablet Effervescent Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.)’, Jurnal Teknologi Pangan, 2(1), pp. 59–63.

Swoosh Bottom | CDR

Pilih dan Dapatkan

CDR yang Tepat Untukmu

Penuhi kebutuhan kalsium untuk tulang sehat.

CDR Orange

CDR Orange

Suplementasi Tulang Sehat dengan Rasa Jeruk Segar

Suplementasi Kalsium, Vitamin C, D, B6 rasa jeruk yang membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada orang dewasa, ibu hamil dan menyusui.

CDR Fruit Punch

CDR Fruit Punch

Suplementasi Tulang Sehat

Suplementasi Kalsium, Vitamin C, D, B6 rasa fruit punch yang membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada orang dewasa, ibu hamil dan menyusui.

CDR Fortos Orange

CDR Fortos Orange

Suplementasi Tulang dengan Formula Kalsium dan Vitamin D

Suplementasi Kalsium dan Vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang dan gigi.

Tips dan Informasi

Kesehatan Tulang

Baca lebih lanjut untuk mengetahui cara penuhi kebutuhan tulang sehat!

3 Packshot

9 Makanan Tinggi Kalsium untuk
Tulang - CDR

Untuk menghemat waktumu, dapatkan tulang sehat dan kuat dari CDR secara online.

Apa itu Osteoporosis? Kenali Penyebab dan Gejalanya

Apa itu Osteoporosis? Kenali
Penyebab dan Gejalanya

Apa itu osteoporosis? Pelajari penyebab, gejala, cara mengobati, pencegahan dan siapa saja yang beresiko terkena osteoporosis di sini.

Kapan Tubuh Kita Memerlukan Suplemen Kalsium?

Kapan Tubuh Kita Memerlukan
Suplemen Kalsium?

Untuk mendapatkan tulang yang sehat sampai tua, Anda harus mendapat cukup kalsium setiap hari sejak dini. Ini tanda tubuh Anda memerlukan suplemen kalsium.


Three Packshot

Beli CDR Orange

Untuk menghemat waktumu, dapatkan tulang sehat dan kuat dari CDR secara online.