9 Cara Mengatasi Capek Agar Work-Life Balance Terjaga

Pernah nggak sih dalam satu hari, waktu kamu habis hanya untuk bekerja? Kalau hal ini pernah terjadi, pasti kamu merasa pusing dan lelah, kan? Nah, itu baru satu hari, ya. Bayangkan kalau begini setiap hari, lama-kelamaan kamu bisa stres berlebih alias burnout, lho. Tentunya bekerja terlalu asyik hingga lupa yang lain adalah hal yang tidak baik untuk dilakukan, karena bisa-bisa kamu kehabisan energi dan kelelahan.

Kalau kamu sudah kelelahan, urusan pekerjaan dan pribadi bisa jadi tak seimbang. Apalagi kalau kamu kekurangan nutrisi vitamin D (1) dan kalsium (2), kamu lebih rentan berisiko menjadi cepat lelah. Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan kelelahan otot dan mengganggu kerja otak untuk berkonsentrasi (1), sementara kekurangan kalsium dapat memicu kelelahan ekstrim dan jadi pelupa.

Untuk menyeimbangkannya, kamu akan membutuhkan cara hidup sehat seperti work-life balance dan beberapa tips atau cara mengatasi badan pegal dan capek. Tapi, sebenarnya apa sih work-life balance? Simak selengkapnya di sini.

Apa itu Work-Life Balance?

Mencapai work-life balance adalah impian bagi kebanyakan karyawan. Tapi, apa itu sebenarnya work-life balance? Sederhananya, work-life balance adalah kondisi di mana seorang pekerja bisa mengatur waktu dan energi yang seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta keluarga (3).

Keuntungan dari Menjaga Work-Life Balance 

Dengan tercapainya work-life balance, kamu tetap bisa muncul di berbagai aspek kehidupan (seperti pekerjaan, pribadi dan keluarga) dengan cara yang sehat di mana tidak ada satu area pun yang mengambil kendali untuk merugikanmu. Alhasil, tercapainya work-life balance bisa menjadi cara badan tidak mudah capek karena kamu jadi lebih produktif sehingga mampu mengeksplorasi hobi atau kemampuan lain di luar pekerjaan utama (4). Selain itu, ada beberapa poin penting yang akan menjadi keuntungan tersendiri apabila kamu mampu mencapai keseimbangan hidup:

  • Terhindar dari stres: Keseimbangan di dalam work-life balance akan membuat seseorang lebih berpikir positif dan optimis tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan, cemas, depresi, atau efek negatif lain dari terlalu banyak stres (3).
  • Jauh dari burnout: Ketika kita memiliki terlalu banyak kewajiban yang membutuhkan energi, waktu, dan sumber daya lainnya, kita bisa stres dan semakin mendekati burnout atau titik jenuh yang diakibatkan oleh kelelahan fisik dan emosional (3).
  • Kesehatan yang buruk. Jika kamu sering gampang capek, segera cari cara mengatasi mudah capek agar tidak berlarut-larut. Selain itu, jangan biarkan kesehatan mentalmu terganggu, karena bisa berakibat pada kesehatan secara umum. Stres yang terjadi secara terus-menerus dapat memperburuk kondisi medis seseorang (4).
  • Lebih fokus dalam bekerja: Dengan memiliki energi lebih untuk bekerja, kamu dapat menjadi lebih fokus dalam berpikir. Sebaliknya jika kamu mudah lelah, maka juga akan menurunkan kemampuanmu untuk bekerja secara produktif dan berpikir jernih (4).
  • Kehilangan waktu untuk quality-time. Kalau kamu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bekerja, sangat mungkin kamu akan melewatkan beberapa acara atau pencapaian penting (4).

Tanda-Tanda Kamu Sudah Membutuhkan Work-Life Balance

Menurut konselor bernama Rebecca Phillips, keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan kita bisa jadi sudah terganggu apabila ada beberapa ciri berikut ini (5):

  • Memiliki kesulitan dalam hubungan dengan pasangan dan keluarga.
  • Pikiran sering ke arah negatif, mudah tersinggung, atau kesal.
  • Mulai merasa lelah secara emosional, fisik, atau mental.
  • Merasa terasingkan ataupun kewalahan dengan aktivitas sehari-hari.

Cara Mewujudkan Work-Life Balance 

Cara mengatasi gampang capek dan menjaga keseimbangan kehidupan pribadi dengan pekerjaan yang ideal berarti memiliki satu kehidupan dengan banyak peran dan aspek dengan porsi yang sesuai (4). Berikut ini 9 tips yang layak kamu coba untuk mewujudkan gaya hidup yang seimbang sekaligus sebagai cara agar tidak mudah capek:

1. Perfeksionis berbeda dengan profesional.
Berhenti membandingkan diri dengan orang lain atau bahkan dengan pencapaian dirimu sendiri (3). Sediakan cukup waktu untuk menyelesaikan suatu tugas dalam pekerjaan. Jangan memperbolehkan dirimu untuk bekerja terlalu keras (4) dan jangan menerima pekerjaan tambahan secara berlebihan, terutama jika itu hanya akan membuatmu semakin lelah dan stres (5).

2. Menentukan skala prioritas kerja.
Mulailah dengan mengerjakan tugas-tugas yang lebih berat di awal. Apakah ada pekerjaan yang jika tidak segera dikerjakan akan langsung berpengaruh ke tujuan atau goal utama (5)? Setelah itu, kamu bisa sedikit santai dan menyelesaikan pekerjaan yang lebih mudah (3). Dengan melakukan hal ini, kamu sekaligus menerapkan cara mengatasi badan cepat capek karena dapat memilih prioritas agar beban kerja tidak berlebihan, lho.

3. Membuat batasan dengan konsep “Leave work at work”.
Buat batasan tugas dan tanggung jawab antara pekerjaan, keluarga, dan kehidupan pribadi seperti waktu untuk me-time atau meluangkan hobi. Kalau kamu diminta oleh atasan untuk menangani masalah pekerjaan di luar jam kerja yang sudah dijadwalkan, coba bicarakan dengan bos atau HRD tentang menetapkan beberapa batasan yang jelas di tempat kerja (5)

4. Rutin berolahraga setiap hari.
Gaya hidup sehat yang seimbang sangat vital untuk menghindari stres dan mencapai keseimbangan hidup serta pekerjaan secara bersamaan (3). Olahraga yang teratur juga dapat membuat perbedaan meski kamu hanya meluangkan waktu sebentar saja. Jika tidak memiliki cukup waktu untuk full workout, tidak apa-apa. Sekadar berjalan cepat di sekitar kantor atau rumah dapat membantu meningkatkan energi dan suasana hati (5).

5. Penuhi kebutuhan nutrisi dan tidur yang cukup.
Dengan kesehatan yang baik, performa kerja akan lebih baik juga, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan kamu bisa memiliki waktu sendiri dan bersama orang tersayang. Mengkonsumsi makanan dan suplemen yang mengandung kalsium, vitamin C vitamin D serta B6 bisa menjadi salah satu cara mengatasi badan capek dan pegal. Makan dengan baik, sertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian kamu dan tidur yang cukup (3).

6. Kurangi penggunaan gadget.
Cara hidup sehat bisa dimulai dari membatasi penggunaan perangkat elektronik. Kamu bisa mengurangi penggunaan gadget dan habiskan waktu untuk hal lainnya. Kamu bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini supaya bisa lebih fokus ke diri sendiri dan keluarga (5):

  • Menonaktifkan notifikasi email dan aplikasi di luar jam kerja.

  • Hanya nyalakan laptop untuk bekerja dan simpan ketika sudah akhir pekan.

  • Memiliki nomor telepon kantor dan pribadi yang terpisah.

  • Menonaktifkan nomor telepon untuk kantor setiap akhir pekan.

  • Memisahkan akun email yang berbeda untuk pekerjaan dan pribadi.

7. Luangkan waktu untuk bersenang-senang.
Jangan sampai deh, kamu jadi penganut hustle culture yang sudah lupa bagaimana caranya supaya bisa have fun. Jadwalkan waktu untuk bersenang-senang setelah jam kantor berakhir, seperti berkebun, hang out dengan teman-teman, mengikuti acara komunitas tertentu, bahkan liburan. Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu luang membuat seseorang dapat mengelola stres lebih baik serta meningkatkan produktivitas di tempat kerja, lho (3).

8. Bagi tugas dengan rekan kerja se-tim.
Mendelegasikan tugas kerja bagi sebagian orang bisa menjadi sangat tidak nyaman, namun sebenarnya ini adalah strategi yang bisa kamu gunakan sebagai cara mengatasi capek terutama kalau beban kerja atau workload-mu terlalu padat. Coba, filter terlebih dahulu mana saja tugas yang bisa kamu handle dan bagian mana yang bisa dikerjakan oleh orang lain atau teman kerja di kantor (3).

9. Mengevaluasi keseimbangan hidup.
Ambil waktu sejenak untuk merefleksikan kesibukanmu belakangan ini. Evaluasi apakah selama ini kamu sudah menerapkan cara hidup sehat bisa dilakukan dengan menjawab beberapa pertanyaan seperti (6):

  • Apa saja hal-hal yang saat ini menyebabkan saya stress atau tidak puas? 

  • Bagaimana situasi sekarang ini mempengaruhi kinerja di dalam pekerjaan?

  • Sejauh apa pekerjaan mempengaruhi kehidupan pribadi?

  • Kapan dan apa saja yang harus prioritaskan?

  • Apakah ada hal-hal yang hilang atau dikorbankan?

Work-life balance bukanlah goal atau tujuan sesaat sementara, namun siklus keseimbangan hidup yang mesti dijaga (6). Meskipun terkadang sulit, jangan sampai ‘pekerjaan’ mengambil alih hidup kamu. Perhatikan juga cara menjaga pola hidup sehat serta tips agar tidak mudah capek yang sudah disampaikan di atas. Jika kamu mulai merasakan stres, sisihkan waktu dan upaya untuk beristirahat sejenak. Tentukan cara kerja yang paling efektif sehingga hari-harimu lebih berkualitas. Jangan lupa untuk selalu minum suplemen vitamin dalam yang memiliki kombinasi kalsium, vitamin D, B6 dan C agar tulang tetap kuat dan kesehatan selalu terjaga untuk menunjang aktivitas harianmu!

CH-20220914-05

Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Referensi:

  1. Lana Barhum. What Happens When Calcium Levels Are Low? Medical News Today. Diakses pada 6 September 2022 dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4628075/

  2. Nowak, Albina MD, dkk. Effect of vitamin D3 on self-perceived fatigue A double-blind randomized placebo-controlled trial. Medicine Journal 2016, Volume 95 Issue 52. Diakses pada 6 September 2022

  3. Elizabeth Scott. How to Maintain Work-Life Balance Like a Pro. Very Well Mind. Diakses pada 26 Juli 2022 dari https://www.verywellmind.com/how-to-achieve-better-work-life-balance-3145026.

  4. Mayo Clinic. Work-Life Balance: Tips to Reclaim Control. Mayo Clinic. Diakses pada 26 Juli 2022 dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/work-life-balance/art-20048134.

  5. Margarita Tartakovsky. 12 Steps to Finding Your Ideal Work-Life Balance. Healthline. Diakses pada 27 Juli 2022 dari https://www.healthline.com/health/mental-health/work-life-balance.

  6. Ioana Lupu, Mayra Ruiz-Castro. Work-Life Balance Is a Cycle, Not an Achievement. Harvard Business Review. Diakses pada 27 Juli 2022 dari https://hbr.org/2021/01/work-life-balance-is-a-cycle-not-an-achievement.

Swoosh Bottom | CDR

Pilih dan Dapatkan

CDR yang Tepat Untukmu

Penuhi kebutuhan kalsium untuk tulang sehat.

CDR Orange

CDR Orange

Suplementasi Tulang Sehat dengan Rasa Jeruk Segar

Suplementasi Kalsium, Vitamin C, D, B6 rasa jeruk yang membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada orang dewasa, ibu hamil dan menyusui.

CDR Fruit Punch

CDR Fruit Punch

Suplementasi Tulang Sehat

Suplementasi Kalsium, Vitamin C, D, B6 rasa fruit punch yang membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada orang dewasa, ibu hamil dan menyusui.

CDR Fortos Orange

CDR Fortos Orange

Suplementasi Tulang dengan Formula Kalsium dan Vitamin D

Suplementasi Kalsium dan Vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang dan gigi.

Tips dan Informasi

Kesehatan Tulang

Baca lebih lanjut untuk mengetahui cara penuhi kebutuhan tulang sehat!

3 Packshot

9 Makanan Tinggi Kalsium untuk
Tulang - CDR

Untuk menghemat waktumu, dapatkan tulang sehat dan kuat dari CDR secara online.

Apa itu Osteoporosis? Kenali Penyebab dan Gejalanya

Apa itu Osteoporosis? Kenali
Penyebab dan Gejalanya

Apa itu osteoporosis? Pelajari penyebab, gejala, cara mengobati, pencegahan dan siapa saja yang beresiko terkena osteoporosis di sini.

Kapan Tubuh Kita Memerlukan Suplemen Kalsium?

Kapan Tubuh Kita Memerlukan
Suplemen Kalsium?

Untuk mendapatkan tulang yang sehat sampai tua, Anda harus mendapat cukup kalsium setiap hari sejak dini. Ini tanda tubuh Anda memerlukan suplemen kalsium.


Three Packshot

Beli CDR Orange

Untuk menghemat waktumu, dapatkan tulang sehat dan kuat dari CDR secara online.