Cara Menjaga Pola Hidup Sehat Agar Tetap Produktif

Menjaga agar tubuh tetap sehat dan bugar perlu dilakukan agar bisa beraktivitas dengan optimal dan lebih produktif tiap harinya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan menjaga cara hidup sehat. Tapi, apa sebenarnya gaya hidup sehat serta bagaimana cara menerapkannya setiap hari? Simak penjelasannya di sini.

Mengenal Apa Itu Gaya Hidup Sehat

Menurut WHO, gaya atau cara hidup sehat merupakan cara hidup yang dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit atau kematian secara dini. Gaya hidup sehat merupakan cara hidup yang dapat dilakukan untuk menikmati berbagai aspek kehidupan. Kesehatan bukan hanya mengenai menghindari penyakit, melainkan juga mengenai Kesehatan fisik, mental, dan sosial (1)

Manfaat Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat yang diterapkan sehari-hari memiliki efek yang signifikan terhadap kesehatan jangka pendek dan jangka panjang, mempengaruhi kualitas hidup individu. Gaya hidup sehat memiliki efek yang baik terhadap kesehatan, antara lain:

  1. Mencegah dan menangani penyakit diabetes dan dislipidemia (kolesterol dalam darah) (2).
  2. Menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung (kardiovaskular) (2).
  3. Mencegah berbagai jenis penyakit kronis (2).
  4. Menurunkan angka kematian akibat penyakit (3).
  5. Meningkatkan kebugaran tubuh dan kualitas hidup (3).
  6. Meningkatkan motivasi diri (3) dan menurunkan stres dengan menurunkan kadar kortisol, serta hormon stres dalam tubuh (4)

Faktor Risiko yang Mengancam Cara Hidup Sehat

  1. Kebiasaan merokok
    Merokok meningkatkan risiko terjadinya penyakit kronik secara signifikan, di antaranya penyakit jantung dan stroke, diabetes, dan kanker. Peningkatan risiko ini bukan hanya terjadi pada perokok aktif, melainkan juga pada perokok pasif (2).

    Cara mengatasinya: Adapun cara hidup sehat yang disarankan antara lain dengan berhenti merokok, menambah aktivitas fisik, diet yang sehat, mengurangi konsumsi alkohol, menurunkan stres (5), serta istirahat yang cukup dan tidur yang berkualitas (2)

  2. Kelebihan berat badan
    Overweight dan obesitas merupakan masalah kesehatan dunia. Di Amerika Serikat misalnya, jumlah orang yang overweight mencapai 70% dari populasi, sementara jumlah yang mencapai obesitas sebesar 36%. Baik overweight dan obesitas dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, masalah otot dan sendi seperti arthritis, dan lain sebagainya (2).

    Cara mengatasinya: Untuk menjaga pola hidup sehat, direkomendasikan untuk menjaga kesehatan dengan menjaga agar berat badan tidak melebihi Indeks Massa Tubuh (IMT) yang ditentukan (IMT yang direkomendasikan adalah 19-25 kg/m2) dengan meningkatkan aktivitas fisik dan menerapkan diet dengan nutrisi seimbang (2).

  3. Memiliki gaya hidup sedentary
    Gaya hidup sedentary (kurang melakukan aktivitas fisik yang berarti) merupakan faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas dan diabetes, yaitu kebiasaan seperti (2):

    • Bekerja di depan komputer.

    • Menonton TV dalam waktu yang lama.

    • Bermain hp, serta berbagai kegiatan yang menurunkan tingkat aktivitas fisik.

    Cara mengatasinya: Cara hidup sehat yang direkomendasikan untuk mengurangi waktu sedentary, seperti mengurangi atau memotong screen time untuk berdiri, berjalan, atau melakukan aktivitas fisik ringan (2). Orang dewasa berusia 18-65 tahun membutuhkan aktivitas fisik minimal 30 menit/hari selama 5 hari/minggu, atau aktivitas fisik intensitas berat minimal 20 menit/hari, 3 hari/minggu, atau kombinasi keduanya secara rutin (4).

Menjaga Tubuh Agar Tetap Sehat dan Bugar

Untuk memulai pola hidup sehat, tentunya membutuhkan konsistensi karena tidak mungkin akan tercapai dalam semalam saja. Menerapkan pola hidup sehat bukan hanya menghindari faktor risiko saja, namun juga berusaha untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya seperti: 

  1. Beristirahat yang cukup. Cara hidup sehat yang tidak bisa diabaikan adalah waktu beristirahat yang cukup. Pasalnya, istirahat dan tidur yang berkualitas merupakan cara lain untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Kurangnya istirahat dan tidur di malam hari yang berkualitas terkait dengan peningkatan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Kurangnya istirahat dan tidur yang berkualitas juga dapat meningkatkan stres. Kurang tidur menyebabkan peningkatan kadar hormon stres, yaitu kortisol (4).

  2. Menjaga pola makan. Nutrisi memiliki peran penting dalam menjaga pola hidup sehat dan terkait dengan terjadinya penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, obesitas, dan kanker. Nutrisi yang direkomendasikan terdiri dari diet yang mengandung banyak serat, buah dan sayuran, rendah lemak tersaturasi, gula dan pemanis buatan, serta garam. Pedoman mengenai nutrisi juga merekomendasikan pengurangan konsumsi daging merah dan daging yang diproses, serta mengurangi konsumsi alkohol (2).

  3. Konsumsi suplemen vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral berperan dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

    • Vitamin D berperan penting dalam kesehatan otot dan tulang, dan menjaga kadar kalsium dalam tubuh (6).

    • Vitamin C merupakan antioksidan yang berperan dalam pembentukan kolagen (7).

    • Vitamin B6 merupakan vitamin yang berperan dalam produksi sel-sel yang berfungsi dalam sistem imun, baik untuk menjaga tubuh dari serangan penyakit (8).

    • Kalsium berperan penting terhadap kesehatan tulang dan menurunkan risiko terjadinya osteoporosis, serta menurunkan kadar oksalat yang menyebabkan terjadinya batu ginjal (9).

  4. Mengisi kegiatan yang melibatkan fisik. Aktivitas fisik merupakan komponen yang vital dalam menjaga pola hidup sehat, baik sebagai pencegahan atau sebagai bagian dari pencegahan berbagai penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, sindrom metabolik, obesitas, dan beberapa tipe kanker (2)

Banyak manfaat yang didapat dengan menerapkan cara hidup sehat seperti tubuh jadi lebih kuat dan tidak mudah sakit. Menjaga pola hidup sehat memang penting, terutama saat pandemi seperti ini. Selain menjaga pikiran dan tubuh yang sehat, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi suplemen yang mengandung kombinasi vitamin D, C dan B6 serta minum air putih yang cukup agar tubuh tetap sehat dan kuat sehingga lebih produktif.

CH-20221221-41

Artikel ini ditulis oleh:
dr. Ruth Katrin Goldina

Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Referensi:

  1. World Health Organization (1999) ‘Healthy Living’, Who, p. 24. Available at: https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/108180/EUR_ICP_LVNG_01_07_02.pdf?sequence=1&isAllowed=y.

  2. Rippe, J. M. (2018) ‘Lifestyle Medicine: The Health Promoting Power of Daily Habits and Practices’, American Journal of Lifestyle Medicine, 12(6), pp. 499–512. doi: 10.1177/1559827618785554.

  3. Kinoshita, S. et al. (2020) ‘Does improvement in health-related lifestyle habits increase purpose in life among a health literate cohort?’, International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(23), pp. 1–10. doi: 10.3390/ijerph17238878.

  4. Dasgupta, A. and Klein, K. (2014) ‘Combating Oxidative Stress with a Healthy Lifestyle’, Antioxidants in Food, Vitamins and Supplements, pp. 317–333. doi: 10.1016/b978-0-12-405872-9.00017-3.

  5. Ndejjo, R. et al. (2022) ‘Understanding factors influencing uptake of healthy lifestyle practices among adults following a community cardiovascular disease prevention programme in Mukono and Buikwe districts in Uganda: A qualitative study’, PLoS ONE, 17(2 February), pp. 1–18. doi: 10.1371/journal.pone.0263867.

  6. Nair, R. and Maseeh, A. (2012) ‘Vitamin D: The sunshine vitamin’, Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics, 3(2), pp. 118–126. doi: 10.4103/0976-500X.95506.

  7. Grosso, G. et al. (2013) ‘Effects of vitamin C on health: A review of evidence’, Frontiers in Bioscience, 18(3), pp. 1017–1029. doi: 10.2741/4160.

  8. Stach, K., Stach, W. and Augoff, K. (2021) ‘Vitamin B6 in health and disease’, Nutrients, 13(9). doi: 10.3390/nu13093229.

  9. Li, K. et al. (2018) ‘The good, the bad, and the ugly of calcium supplementation: a review of calcium intake on human health’, Clinical Intervensions in Aging, 13, pp. 2443–2452.

Swoosh Bottom | CDR

Pilih dan Dapatkan

CDR yang Tepat Untukmu

Penuhi kebutuhan kalsium untuk tulang sehat.

CDR Orange

CDR Orange

Suplementasi Tulang Sehat dengan Rasa Jeruk Segar

Suplementasi Kalsium, Vitamin C, D, B6 rasa jeruk yang membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada orang dewasa, ibu hamil dan menyusui.

CDR Fruit Punch

CDR Fruit Punch

Suplementasi Tulang Sehat

Suplementasi Kalsium, Vitamin C, D, B6 rasa fruit punch yang membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada orang dewasa, ibu hamil dan menyusui.

CDR Fortos Orange

CDR Fortos Orange

Suplementasi Tulang dengan Formula Kalsium dan Vitamin D

Suplementasi Kalsium dan Vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang dan gigi.

Tips dan Informasi

Kesehatan Tulang

Baca lebih lanjut untuk mengetahui cara penuhi kebutuhan tulang sehat!

3 Packshot

9 Makanan Tinggi Kalsium untuk
Tulang - CDR

Untuk menghemat waktumu, dapatkan tulang sehat dan kuat dari CDR secara online.

Apa itu Osteoporosis? Kenali Penyebab dan Gejalanya

Apa itu Osteoporosis? Kenali
Penyebab dan Gejalanya

Apa itu osteoporosis? Pelajari penyebab, gejala, cara mengobati, pencegahan dan siapa saja yang beresiko terkena osteoporosis di sini.

Kapan Tubuh Kita Memerlukan Suplemen Kalsium?

Kapan Tubuh Kita Memerlukan
Suplemen Kalsium?

Untuk mendapatkan tulang yang sehat sampai tua, Anda harus mendapat cukup kalsium setiap hari sejak dini. Ini tanda tubuh Anda memerlukan suplemen kalsium.


Three Packshot

Beli CDR Orange

Untuk menghemat waktumu, dapatkan tulang sehat dan kuat dari CDR secara online.